Tuesday, November 12, 2019

Setiap tahun angka kematian anak saat ini dari penyakit onkologi kanker sangat tinggi. Beberapa catatan bahwa Hampir Sekitar 80% dari anak-anak yang hidup di negara-negara terbelakang meninggal dunia, di mana perawatan yang tepat tidak dapat diakses. Sekitar 70% dari kanker dapat disembuhkan jika mereka tepat waktu didiagnosis dan diobati dengan tepat, tetapi banyak anak-anak dengan kanker ditolak hak untuk berharap untuk penyembuhan. oleh karena itu organisasi kesehatan dunia pada hari besar dan penting pada hari kanker anak ini, bertujuan untuk Meningkatkan kesadaran publik tentang anak-anak dan salah satu tujuan utama  mereka

Kanker sering dikenal oleh masyarakat sebagai tumor, padahal tidak semua tumor adalah kanker. Tumor adalah segala benjolan tidak normal. Kanker adalah istilah umum untuk semua jenis tumor ganas. Data statistic resmi dari IARC (International Agency for Research on Cancer) menyatakan bahwa 1 dari 600 anak akan menderita kanker sebelum umur 16 tahun. Penyakit kanker pada anak membutuhkan penanganan dengan keahlian, sarana dan prasarana khusus. Selain faktor genetik, dan perilaku, Faktor lingkungan juga dapat menjadi pencetus terjadinya kanker (radiasi, obat-obatan, hormon-hormon tertentu).

Berikut ini Jenis Kanker Anak dan Gejala-gejala yang biasa ditemukan :

  • Leukimia adalah kanker pada anak yang paling banyak dijumpai pada anak-anak. Leukimia mempunyai harapan sembuh dengan pengobatan yang tepat dan benar. Gejala yang perlu diwaspadai dan sering ditemukan pada leukimia antara lain pucat, demam atau pendarahan yang tidak jelas sebabnya, nyeri tulang dan pembengkakan perut.
  • Tumor Otak Tumor pada otak dapat mengganggu fungsu dan merusak struktur sususan saraf pusat, karena terletak di dalam rongga yang terbatas(rongga tengkorak). Gejala yang harus diwaspadai pada tumor otak adalah sakit yang disertai mual sampai muntah-muntah. Dapat pula disertai daya penglihatan berkurang, penurunan kesadaran atau perubahan perilalku. Pada bayi biasanya ubun-ubun besar menonjpol. Hal lain yang perlu dicurigai adalah bila terdapat gangguan bicara dan keseimbangan tubuh, anggota gerak melemah atau kejang.
  • Retinablastoma adalah kanker mata yang sering dijumpai pada anak. Gejala yang perlu duawasi ialah adanya bercak putih di bagian tengah mata yang seolah bersinar bila kena cahaya seperti mata kucing. Hal lain yang perlu diperhatikan ialah penglihatan yang terganggu, mata menjadi juling dan bila telah lanjut maka bola mata menonjol keluar.
  • Limfoma Limfoma Maglia adalah kanker kelenjar getah bening, kanker ini biasanya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran kelenjar getah bening yang cepat tanpa disertai rasa nyeri. Pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher, ketiak dan atau selangkangan serta usus tanpa disertai rasa nyeri. Bila timbulnya di kelenjar getah bening dalam usus maka dapat menyebabkan sumbatan pada usus dengan gejala sakit perut, muntah, tidak bisa buang air besar dan demam. Bila tumbuh di daerah dada maka dapat mendorong atau menekan saluran nafas. Menyebabkan sesak nafas dan muka membiru.
  • Neuroblastoma Neuroblastoma adalah suatu gejala jenis kanker saraf yang dapat menunjukkan banyak gejala, tergantung pada lokasinya. Neuroblastoma dapat terjadi di daerah leher atau rongga dada dan mata. Bila terdapat di daerah mata dapat menyebabkan bola mata menonjol, kelopak mata turun dan pupil melebar. Bila terdapat di tulang belakang dapat menekan saraf tulang belakang dan mengakibatkan kelumpuhan yang cepat. Tumor di daerah perut akan teraba bisa sudah besar. Penyebaran pada tulang dapat menyebabkan patah tulang tanpa sebab, tanpa nyeri sehingga penderitanya pincang mendadak.
  • Tumor Wilms Tumor Wilms adalah kanker ginjal yang paling sering dijumpai pada anak.Kanker ini dapat ditandai dengan kecing berdarah, rasa tidak enak di dalam perut dan bila sudah cukup besar teraba keras, biasanya diketahui ketika anak dimandikan.
  • Rabdomiosarkoma Kanker ini dijumpai pada otot di mana saja, biasanya pada anak di daerah kepala, leher, kandung kemih, prostat (kelenjar kelamin pria) dan vagina. Gejala yang ditimbulkan bergantung pada letak kanker. Pada rongga mata menyebabkan mata menonjol keluar. Terasa nyeri atau keluarnya darah dari lubang telinga. Di tenggorokan menyebabkan sumbatan jalan nafas, radang sinus(rongga sekitar hidung), keluar darah dari hidung (mimisan) atau sulit menelan. Di saluran kandung kemih menyebabkan gangguan buang air kecil atau air seni berdarah. Bila mengenai saluran pencernaan dapat mengalami gangguan buang air besar. Bila mengenai otot anggota gerak akan membengkak.
  • Osteosarkoma Osteosarkoma adalah kanker pada tulang. Pembengkakan yang cepat apabila disertai rasa nyeri perlu diwaspadai sebagai kemungkinan adanya kanker tulang. Kanker tulang dapat menyerang setiap bagian tulang, tetapi yang terbanyak ditemukan pada tungkai lengan dan pinggul. Kadang-kadang didahului oleh benturan keras seperti jatuh dan sebagainya.

Kanker dapat mengenai semua organ tubuh, berdasarkan berbagai gejala jenis kanker anak maka secara umum kanker dapat diwaspadai dan dilihat dari tanda-tanda seperti :

  1. Mata Bintik putih pada mata/”Mata Kucing”, mata tampak lebih besar, mata menonjol, pendarahan pada mata secara spontan, mata mendadak juling. Umumnya terjadi pada anak-anak dibawah 4 tahun.
  2. Pembengkakan Misalnya pada hati, limpa, leher, buah zakar, kelenjar getah bening dan tulang.
  3. Rasa Nyeri Pada tulang atau sendi.
  4. Tanda-tanda Neurologis Sakit kepala yang berkepanjangan dan disertai mual atau muntah yang menyemprot pada saat bangun tidur, gangguan keseimbangan, penurunan kesadaran, kejang, perubahan perilaku, kelumpuhan anggota gerak dan saraf otak.
  5. Tanda-tanda Umum Pucat, demam yang tdak diketahui sebabnya, pendarahan yang abnormal (lebam/biru-biru di kulit, mimisan, kencing berdarah), penurunan berat badan

Sering berkeringat, dan dalam jumlah banyak, merupakan masalah umum bagi penderita diabetes. Banyak penderita diabetes yang mengeluhkan keringat berlebih, terlalu sedikit berkeringat, ataupun muncul keringat di waktu-waktu yang tidak biasa. Kerusakan sistem saraf terkait diabetes dan gula darah yang rendah menyebabkan penderita diabetes sering berkeringat. Baca terus untuk mengetahui penyebab lain penderita diabetes sering berkeringat.

Comments

No comments found!

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Tentang Website Kami

Website PSSSIB.org ini didedikasikan untuk seluruh warga Batak dengan marga Simanjuntak yang merupakan keturunan Raja Marsundung Simanjuntak dan bersatu dalam Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina beserta seluruh Borunya.

Website ini adalah media komunikasi, edukasi dan interaksi seluruh anggota Parsadaan dengan tujuan meningkatkan rasa kasih & persaudaraan di semua keluarga besar Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina & Boruna se Jakarta & Sekitarnya

Login
Remember me
Lost your Password?
Password Reset
Login